Lab 1.5 "Interface & Koneksi Internet"
Assalamualaikum Wr. Wb
Pada postingan kali ini saya akan memberikan materi mengenai :
1. Interfaces
- Merubah nama interfaces
- Enable Disable Interfaces
- Port Swich
2. Koneksi Internet (NAT)
- Static
- Menambahkan IP address Public secara Static
- Menambahkan IP Route dan Gateway
- Dinamic
- Mengubah IP Address Public dari Static menjadi Dynamic menggunakan DHCP-Client
- Firewall NAT
- Mengkoneksikan Internet dari IP Publik ke IP Local
- DHCP-Server
- Membuat IP DHCP untuk Jaringan Local/Client
A. Tujuan :
- Dapat membuat jaringan internet sendiri dengan management interfaces yang tersusun rapih
- Mengambil IP dari ISP secara Static/Dynamic
- Menghubungkan internet pada Client/Local agar mendapatkan Internet
- Memberikan IP Address secara otomatis melalui DHCP Server kepada Client/Local
B. Bahan-bahan yang digunakan :
1. Jika menggunakan RouterBoard MikroTik :
- Koneksi Internet
- RouterBoard RB 951U-2HnD
- Kabel UTP dengan susunan Straigh
- Laptop/PC untuk meremote RB
- Software Winbox
2. Jika menggunakan Virtual :
- ISO OS MikroTik
- Koneksi internet (Hotspot HP, LAN, Wifi)
- Virtual Box
Pada prinsipnya, menggunakan routerboard MikroTik Via RB maupun Virtual tidak jauh berbeda, hanya saja perbedaan berada pada perangkat yang digunakan serta terdapat beberapa konfigurasi seperti MasterPortSwitch.
Gunakan Topologi Seperti ini :
IP ether1 172.16.11.111/24 : IP ISP/Internet
IP ether2 192.168.2.1/29 : IP yang kita buat untuk jaringan local
Sebelum kita konfigurasi, kita remote MikroTik menggunakan Winbox.
1. Login menggunakan MAC Address
2. IP nya masih 0.0.0.0 karna RB yang saya gunakan tidak terdapat konfigurasi apapun
3. jika terdapat IP login dahulu lalu reset Konfigurasi dengan mengetikan #system reset-configuration no-default=yes .. nanti akan reboot sendiri, gunanya no-default adalah RB menghapus seluruh settingan yang ada tanpa menyertakan settingan default pabrik.
Kita cek konfigurasi dasar apakah sudah no-default atau belum. cukup kita lihat ip address, gateway, dan DNS.
caranya bisa ketik
#ip address pr >>untuk melihat ip address dan (pr) artinya print >> menampilan hasil
#ip route pr>>untuk melihat gateway
#ip dns pr>>untuk melihat DNS
jika kosong berarti sudah benar dalam prosedur.
Konfigurasi Interface
disini kita akan mensetting interfaces seperti :
- merubah nama interface
- enable disable
- master port
a. Merubah nama interface mikrotik
fungsi dari kita merubah adalah untuk penamaan port agar kita dapat membedakan antara beberapa penggunaan port
CLI
- kita lihat dahulu isi settingan dari port dengan ketik #interface pr
- Lalu untuk mensetting nama sesuai keinginan bisa ketik #interfaces set <no#> name=<nama>
- Disarankan untuk menggunakan nama Public untuk ether1 karena jarus port internet/ISP
- dan nama Local untuk ether2 karena jalur port jaringan Lokal
GUI
- klik menu interfaces
- double klik pada interfaces yang ingin di konfig
- ketik nama pada kolom name
b. Enable & Disable Port
Penggunaan enable disable adalah kita dapat menonaktifkan interface apabila tidak terpakai
CLI
- seperi biasa kita cek menu interfaces #interface pr
- lihat pada bagian kuning sebelah kiri, ini yang harus diperhatikan dalam mensetting segala sesuatu
- kita coba disable ether3 yang ada pada (#2). #interface disable 2
- dan bisa juga sekaligus ether3-5 . #interface disable 2,3,4
- jika terdapat tanda (x) maka interface tersebut sedang off
- untuk mengaktifkan kembali tidak jauh berbeda hanya terletak pada tulisan enable disable
- #interface enable 2,3,4
- jika tidak terdapat tanda(x) maka interface tersebut on
GUI
- kita bisa pilih menu interface
- klik interfacesnya (ceklis) untuk enable, dan (silang) untuk disable
c. Master Port Switch
RB 951 memiliki 5 ether, dimana ether1 menuju ke internet dan sisanya ke lokal, disini kita akan membuat dari ether 3-5 menjadi port switch dengan master terdapat pada ether2
- cek dahulu pada interfaces
- ketik #interface ethernet set <no#> master-port=<nama interface yang dijadikan master>
- disitu tertulis #interface set 2,3,4 master-port=local
- artinya dia membuat interface yang ada di menu 2-4 (ether3-5) menjadi switch dengan master terdapat di interface local
- sebelum di ubah tidak ada tulisan (s) yang berarti switch, dan bila sudah di ubah akan ada tulisan (s)
- untuk merubahnya seperti semula dapat ketik #interface ethernet 2,3,4 master-port=none
- none berarti dia dikembalikan ke defaultnya
- versi GUI
- pilih menu interface>>ethernet
- double klik pada interface yang ingin di jadikan switch
- pilih masterport menjadi local
- berlaku untuk semua interface yang mau di konfig


















