MikroTik Certified Router Associate

Sertifikasi Dasar MikroTik RouterOS

Linux Distro Family

Archlinux, debian, fedora, gentoo, mandriva, Linux Mint, kubuntu, opensuse, pclinuxOS, redhat, sabayon, slackware, slax, ubuntu, xubuntu

Administrasi Server

Config Server, Troubleshooting

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 26 December 2017

Tugas Softskill | Proses Pembuatan Design Game [Finishing]

Tugas Softskill
"Proses Editing Layer"

Oleh   : Deni Afriansyah
NPM  : 51416807
Kelas : 2IA03



          Pada proses pembuatan tahap akhir ini, semua yang sudah kita design pada Photoshop, kita masukan jadi satu kedalam Premiere untuk diberi efek gerak dan menjadikan sebuah video,

Sebelumnya harus kita siapkan terlebih dahulu komponen pembentuk video yang sudah kita jadikan file .png


Dibawah ini adalah file hasil render dari Photoshop yang sudah dipisah satu-satu



Lalu saya jadikan satu didalam Software Editing Video, disini saya menggunakan Adobe Premiere CC 2017, kalian juga bisa menggunakan Adobe After Effect,


Atur timeline seemikian rupa sesuai dengan urutan apa yang akan tampil duluan, dan icon apa yang harus muncul pertama, lalu selanjutnya, dan selanjutnya


Gambar di bawah adalah tampilan pada saat kita akan menggerakan sebuah objek, bisa mengatur Opacity, bisa mengatur Scale, dan Potition/Motion, Edit sesuai pergerakan yang akan dibuat didalam game.

Titik - titik di bawah adalah point yang nantinya gambar akan melakukan pergerakan


Setelah itu kita cek hasilnya yang sudah kita edit, kalau masih ada yang belum pas dicoba kembali memperbaiki posisi timeline dan Effect Control



Sekian penjelasan pada tahap Finishing pembuatan simulasi game

Friday, 17 November 2017

Soal Matematika Informatika | Metode atau Logika Pembuktian

Soal Matematika Informatika
Metode atau Logika Pembuktian

Deni Afriansyah | 51416807 | 2IA03
Kelompok 3



      1.   Penyelesaian dari 3x + 4y = 7 dan 6x + 8y = 21 dengan metode eliminasi adalah…
a.       7 = 2
b.      1 = 7
c.       0 = 7
d.      7 = 1
e.      2 = 7

Jawaban : c. 0 = 7
Penjelasan :
                                    Persamaan 1 kalikan 2
                                    6x + 8y = 21
                                    6x + 8y = 14
                                              0 = 7;
2.      Pernyataan berikut yang sesuai dengan metode pembuktian kontradiksi adalah…
a.       Membuat pemisalan jika p maka q adalah benar
b.      Jika ~q benar maka ~p juga harus benar
c.       Jika p benar maka q benar
d.      Suatu pembuktian untuk pernyataan yang memuat bilangan asli
e.       Tidak ada jawaban yang benar 
Jawaban :        a. Membuat Permisalan jika p maka q adalah benar
Penjelasannya:
                        Kontradiksi ialah dua hal dimana kedua hal tersebut tidak boleh samasama benar dalam waktu yang sama. Jadi, kita buat pemisalan jika p salah , q benar. Jika kita buat ke dalam operasi logika p maka q (p → q) maka hasil yang didapat adalah benar.






3.      Yang manakah yang termasuk dalam metode  pembuktian tidak langsung…?
a.       Metode kontraposisi
b.      Metode Disjungsi
c.       Metode Equivalen
d.      Metode Ingkarang
e.       Metode Eliminasi
Jawaban:         a. Metode kontraposisi
Penjelasan:
Karena metode kontraposisi termasuk metode pembuktian tidak langsung.
4.      Manakah yang termasuk ke dalam teori komutatif…?
a.       A.B = B.A
b.      (A+B)+C = A+(B+C)
c.       ( B + C ) = A . B + A . C
d.      A + A = A
e.       A + ( B . C ) = ( A + B ) . ( A + C )
Jawaban:         a. A.B = B.A
Penjelasan:
                        Hukum komutatif artinya kita bisa menukar angka dan jawabannya tetap sama baik itu penjumlahan, ataupun perkalian.
5.      Dibawah ini pernyataan yang benar tentang metode pembuktian langsung adalah ...
a.    3 adalah bilangan ganjil sebab terdapat 2
b.    4 adalah bilangan genap sebab terdapat 1
c.    5 adalah bilangan ganjil sebab terdapat 2
d.    A, B, dan C benar
e.    idak ada jawaban yang benar

Jawaban :c. 5 adalah bilangan ganjil sebab terdapat 2
Penyelesaian :
Suatu bilangan bulat disebut bilangan GANJIL jika terdapat suatu bilangan bulat k, sehingga
= 2+ 1.
5 = 2(2) + 1
5 = 4 + 1
5 = 5

6.      Apakah N3 + 2n adalah kelipatan 3 berlaku untuk n = 1 dan berlaku kelipatan 3 untuk setiap bilangan bulat postitif n (menggunakan induksi matematika)…
a.       Ya dan ya
b.      Ya dan tidak
c.       Tidak dan bisa jadi
d.      Tidak ada jawaban benar
e.       Tidak dan tidak
 Jawaban:         a. Ya dan ya
 Penyelesaian:
                        q Basis : Untuk n = 1 akan diperoleh :
                        13 + 2(1) = 3 yg merupakan kelipatan 3 (ya, berlaku n=1)
                        q Induksi : misalkan untuk n = k asumsikan k 3 + 2k = 3x
                        q adib. Untuk n = k + 1 berlaku
                        (k + 1)3 + 2(k + 1) adalah kelipatan 3
                        (k 3 + 3k 2 + 3 k+1) + 2k + 2
                        (k 3 + 2k) + (3k 2 + 3k + 3)
                        (k 3 + 2k) + 3 (k 2 + k + 1)
                        Induksi
                        3x + 3 (k 2 + k + 1)
                        3 (x + k 2 + k + 1)
                        Kesimpulan : N 3 + 2n adalah kelipatan 3 untuk setiap bilangan bulat positif n (ya berlaku kelipatan 3).








7.      Manakah yang termasuk ke dalam teori asosiatif…
a.       A . ( B + C ) = A . B + A . C
b.      ( A . B ) . C = A . ( B . C )
c.       A . B = B . A
d.      A + ( B . C ) = ( A + B ) . ( A + C )
e.       A . A = A
Jawaban:         b. ( A . B ) . C = A . ( B . C )
Penjelasan:
Hukum asosiatif artinya kita bisa saja mengelompokkan operasi bilangan dengan urutan berbeda.
8.      Berikut adalah pernyataan yang benar mengenai prinsip induksi sederhana , kecuali…
a.       P(1) bernilai benar
b.      N ≥ 1 untuk bilangan bulat positif
c.       N ≥ 1 untuk bilangan ganjil
d.      P(n) harus bernilai benar
e.       P(n +1) harus bernilai benar
            Jawaban :        c. N ≥ 1 untuk bilangan ganjil
Penjelasan:
                        Karena, salah satu ciri dari induksi sederhana adalah N ≥ 1 untuk bilangan bulat positif, sementara pada pilihan C hanya untuk bilangann ganjil
9.      Jika  2 + 4 + 6 + …. + 2n=n(n+1), apakah terbukti benar jika n = 1
a.       Benar
b.      Salah
c.       a dan b benar
d.      a dan b salah
e.       tidak ada jawaban yang benar
Jawaban:         a. Benar 
Penjelasan:
                        n = 1, maka 2 = 1(1 +1)
                                                = 1 . 2
                                                = 2 -> maka terbukti benar untuk n = 1

10.  Misalkan p(n) benar untuk semua bilangan positif n ≥ 1  untuk bilangan 2 + 4 + 6 + … + 2n = n (n + 1). Apakah p(n +1) bernilai benar…?
a.       Benar
b.      Salah
c.       a dan b benar
d.      a dan b salah
e.       tidak ada jawaban yang benar
Jawaban:         a. Benar
Penjelasan:
                        Buktikan bahwa p(n +1) benar, maka:
                        n = n + 1
                        2 + 4 + 6 + … + 2n = n (n + 1)
                        2 + 4 + 6 + … + 2n + 2 (n +1) = n + 1 (n + 1 + 1)
                                                  2n + 2n + 2   = (n + 1) (n + 2)
                                                  2n + 2n + 2   = n (n + 1) + 2n + 2
                                                                        = n2 + n + 2n + 2
                                                                        = n2 + 3n + 2
                                                                        = (n + 1) (n + 2)     Terbukti Benar.




Tuesday, 6 June 2017

Tugas Ilmu Budaya Dasar - Menyukai Sebuah Seni

Ilmu Budaya Dasar
Menyukai Sebuah Seni
"Seni Musik"




Deni Afriansyah
51416807
1IA16
Teknik Informatika
Universitas Gunadarma


Tuesday, 25 April 2017

Tugas Ilmu Budaya Dasar II "Budaya"

Ilmu Budaya Dasar
Krisis Kebudayaan Tari Daerah




Deni Afriansyah
51416807
1IA16
Teknik Informatika
Universitas Gunadarma

Sunday, 12 March 2017

Ilmu Budaya Dasar - Cinta, Kasih, dan Sayang


Makalah Ilmu Budaya Dasar

Cinta, Kasih, & Sayang


                                              Nama     : Deni Afriansyah
                                              NPM      : 51416807
                                              Kelas     : 1IA16

Kata Pengantar

          Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada ALLAH SWT, karena atas berkat dan limpahan rahmatNya lah tugas ini selesai dengan tepat waktu. Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul "Cinta, Kasih, dan Sayang", yang menurut kami dapat memberikan manfaat besar bagi kita untuk dipelajari. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf bila ada kesalahan dalam isi makalah ini, dan ada tulisan yang menyinggung perasaan pembaca.

BAB I
PENDAHULUAN

            A.    Latar Belakang
Manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup dengan sendiri. Manusia diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Di dalam kehidupannya manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Hal ini merupakan salah satu kodrat manusia yang selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
Kita tidak bisa seenaknya melakukan hal-hal menurut keinginan kita sendiri itu karena kita adalah makhluk sosial. Hidup tanpa bantuan dari orang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik dan tidak akan bisa tercapai. Sering kita lihat dan mungkin kita alami betapa sulitnya kita tanpa ada teman yang bisa membantu dan menemani kita, kita tidak akan bisa berinteraksi dan bersosialisasi. Makhluk individu dan makhluk sosial sangat berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari.

            B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan rumusan makalah sebagai berikut:
1.      Apa arti dari Cinta, Kasih, dan Sayang?
2.      Apa perbedaan Cinta, Kasih, dan Sayang?
3.      Bagaimana cara Menunjukkan Cinta, Kasih, dan Sayang?
    
            C.     Tujuan Makalah
Makalah ini ditulis agar penulis dan pembaca mampu mempelajari tentang Cinta, Kasih dan Sayang, dan memahami arti Cinta, Kasih dan Sayang.kwkw

            D.    Manfaat Makalah
1.      Penulis, sebagai wahana penambahan pengetahuan dan arti sebenarnya dari Cinta, Kasih, dan Sayang.
2.      Pembaca, sebagai media informasi tentang Cinta, Kasih, dan Sayang

            E.     Prosedur Makalah
Prosedur yang dilakukan oleh Penulis yaitu dengan menggunakan metode:
1.      Metode Perpustakaan
Metode yang dilakukan dengan cara membaca buku dan melihat ulang kembali apa yang akan digunakan.
2.      Metode Deskriptif
Metode ini menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan konprehensif.
Data tersebut diolah dengan teknis analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema makalah. Selain itu , penulis melakukan browsing internet



BAB II
PEMBAHASAN

            A.    Cinta
Cinta adalah eros, sangat erat kaitannya dengan asmara terhadap orang lain yang menuntut adanya hubungan seksual. Dengan kata lain, cinta ditujukan bagi mereka yang tidak sedarah atau apa pun ikatan relasi yang membuat seseorang merasa bersalah bila melakukan hubungan intim dengan seseorang yang dicintainya.
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.
Sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian. Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat berjalan apabila kedua belah pihak ikhlas, cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.
Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat buat, Menurut saya pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik/mulia daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan keegoisan, kemunafikan kita yang hanya menginginkan enaknya buat diri sendiri.

            B.     Kasih
Kasih sangat berkorelasi dengan perasaan terhadap Sang Maha Pencipta, juga keluarga—atau orang-orang yang sudah sangat dekat dan dianggap seperti kerabat sedarah

Kasih adalah perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia, perasaan ini akan timbul apabila manusia tersebut mempunyai rasa memiliki dan menyayangi. Kasih juga bisa dikatakan hubungan keterkaitan antara manusia tersebut dengan sesuatu. Dan kasih bisa bermakna luas, bukan hanya antara manusia dengan manusia, tetapi bisa juga antara Tuhan dengan manusia. Dan dengan adanya rasa kasih tersebut membuat manusia mempunyai tujuan hidup yang akan diperjuangkan.
Makna kasih yang sesungguhnya itu bagaimana kita memberi yang terbaik buat orang lain, baik itu membahagiakan, tidak merebut kebahagiaan orang lain dan membuka pintu hati untuk sebuah kasih. Kasih adalah suatu perasaan, tetapi kasih ini beda dengan CINTA, kasih lebih bersifat rasa kepedulian seorang insan tanpa ingin meminta imbalan atas apa yang telah dilakukan untuk yang dikasihinya.  Oleh karena itu setiap insan mau diri mereka disayangi. Karena dengan rasa sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagiaan yang hakiki. Apabila sifat kasih sayang mulai luntur dan sifat dendam, kebenciannya lebih besar maka akan menjanjikan kehancuran kepada sesuatu bangsa atau masyarakat.

            C.     Sayang
Kata Sayang berhubungan erat dengan perasaan yang ditujukan bagi orang-orang terdekat tanpa meminta balasan, seperti kepada orangtua, saudara, sahabat. Umumnya rasa sayang diberikan kepada mereka yang sedarah atau yang akan dirasa canggung bila melakukan hubungan badan.
Siapapun yang sedang merasakan cinta pada seseorang, tentunya pernah mengatakan sayang secara langsung atau hanya mengatakannya dihati saja. Ungkapan ini muncul dari dalam hati karena latah dengan orang di sekitar yang sering mengucapnya. Namun, biarpun begitu ungkapan sayang muncul tanpa paksaan dan secara tulus. Ungkapan sayang ini dapat muncul kapanpun dan dimanapun Anda berada. Bisa saja Anda saat itu sedang memikirkan seseorang lalu terucap kata sayang tanpa ada orang itu disebelah Anda. Atau saat Anda sedang bersama seorang kekasih, lalu muncul keinginan untuk tetap menjaganya dan melindunginya, maka kata sayang cukup tepat untuk diucapkan saat itu.

Kesimpulan

Cinta, Kasih dan Sayang adalah tiga kata yang hampir sama tetapi mempunyai arti yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang lahir dari hati seseorang , timbul dengan sendirinya, tidak melihat waktu dan usia, suatu masa untuk ingin menyayangi dan memiliki, seperti perasaan cinta ibu kepada anak nya, perasaan cinta Tuhan kepada umat nya yang bertaqwa. Cinta yang tulus akan menimbulkan nilai-nilai kejiwaan yang selalu tulus dan berserah.
Sedangkan Kasih itu murah hati, Kasih itu mau mengerti, Kasih itu pemaaf, Kasih itu mau memberi, dan banyak lagi. Lalu sayang adalah penuh pengertian, mau percaya, mau bicara dan banyak lagi. Kasih adalah sebuah kata yang sering terdengar di telinga kita. Kasih bukanlah suatu hal yang tabu untuk diucapkan, apalagi dirasakan. Kasih akan membuat kita merasa nyaman, damai dan tentram.
Oleh karena itu, janganlah memandang kata sebelah mata. Karena sesungguhnya arti kata sebenarnya lebih luas dari sekedar ucapan kosong belaka. Mulai dari sekarang, gunakanlah kata sebagaimana mestinya. Karena kata adalah pisau bermata dua.



Daftar Pustaka :

http://arikurniawan05.blogspot.co.id/2017/03/ilmu-budaya-dasar-cinta-kasih-dan-sayang.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
http://instingcinta.blogspot.co.id/2011/05/arti-cinta-dan-pengertian-cinta.html
https://abdulgani84.wordpress.com/2011/04/29/kasih/
http://www.abwaba.com/arti-dan-makna-kata-sayang.html
http://www.cinta009.com/2013/08/arti-cinta-dan-kasih-sayang.html
http://kbbi.web.id/kasih
http://kbbi.web.id/cinta
http://kbbi.web.id/sayang

Friday, 25 November 2016

Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Makalah Ilmu Sosial Dasar

Manusia Sebagai Makhluk Sosial


Nama             : Deni Afriansyah
NPM               : 51416807
Kelas              : 1IA16







BAB I
PENDAHULUAN
            A.    Latar Belakang
Manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup dengan sendiri. Manusia diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Di dalam kehidupannya manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Hal ini merupakan salah satu kodrat manusia yang selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
Kita tidak bisa seenaknya melakukan hal-hal menurut keinginan kita sendiri itu karena kita adalah makhluk sosial. Hidup tanpa bantuan dari orang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik dan tidak akan bisa tercapai. Sering kita lihat dan mungkin kita alami betapa sulitnya kita tanpa ada teman yang bisa membantu dan menemani kita, kita tidak akan bisa berinteraksi dan bersosialisasi. Makhluk individu dan makhluk sosial sangat berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, betapa pentingnya peranan masyarakat di sekitar kita
            B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan rumusan makalah sebagai berikut:
1.      Apa alasan manusia dikatakan sebagai makhluk sosial?
2.      Apa saja Karakteristik Manusia sebagai makhluk sosial?
3.      Bagaimana Kedudukan Manusia sebagai makhluk sosial?
4.      Bagaimana Manusia Mengembangkan diri nya sebagai makhluk sosial?
            A.    Tujuan Makalah
Makalah ini ditulis agar penulis dan pembaca mampu mempelajari tentang manusia sebagai makhluk sosial. Dan memahami arti Manusia sebagai Makhluk sosial dalam kehidupan sehari-hari.
            B.     Manfaat Makalah
1.   Penulis, sebagai wahana penambahan pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang manusia sebagai makhluk sosial.
2.      Pembaca, sebagai media informasi tentang manusia sebagai makhluk sosial.
           C.     Prosedur Makalah
Prosedur yang dilakukan oleh Penulis yaitu dengan menggunakan metode:
1.      Metode Observasi
Metode observasi berarti pelaksana analisis, mengamati secara langsung di tempat bagaimana tugas pekerjaan dilaksanakan dan mencatatnya untuk di olahnya menjadi informasi.
2.      Metode studi referensi
Metode ini  dilakukan dengan menganalisis buku catatan harian untuk mendapatkan informasi tentang suatu jabatan atau posisi.
3.      Metode Perpustakaan
Metode yang dilakukan dengan cara membaca buku dan melihat ulang kembali apa yang akan digunakan.

4.      Metode Deskriptif
Metode ini menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan konprehensif.
Data tersebut diolah dengan teknis analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema makalah. Selain itu , penulis melakukan browsing internet

BAB II
PEMBAHASAN

            A.    Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia dikatakan mahluk sosial yaitu mahluk yang di dalam hidupnya tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Manusia dikatakan mahluk sosial, juga di karenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain. Ada kebutuhan sosial (social need) untuk hidup berkelompok dengan orang lain. Seringkali didasari oleh kesamaan ciri atau kepentingan masing-masing. Misalnya, orangkaya cenderung berteman dengan orang kaya. Orang yang berprofesi sebagai artis, cenderung mencari teman sesama artis.
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi.  Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya. Namun potensi yang ada dalam diri manusia itu hanya mungkin berkembang bila ia hidup dan belajar di tengah-tengah manusia. Untuk bisa berjalan saja manusia harus belajar dari manusia lainnya.
Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai mahkluk sosial dengan beberapa alasan, yaitu:
1.      Ada dorongan untuk berinteraksi.
2.      Manusia tunduk pada aturan norma sosial.
3.      Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan satu sama lain.
4.      Potensi manusia akan benar-benar berkembang apabila ia hidup ditengah-tengah manusia.
Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial menurut para Ahli:
1.      Menurut KBBI :
Makhluk sosial adalah manusia yang berhubungan timbal balik dengan manusia lain.
2.      Menurut Elly M. Setiadi :
Makhluk social adalah makhluk yang didalam hidupnya tidak bias melepaskan diri dari pengaruh orang lain.
3.      Menurut Dr. Johannes Garang :
Makhluk social adalah makhluk berkelompok dan tidak mampu hidup menyendiri.
4.      Menurut Aristoteles :
Makhluk sosial merupakan zoon politicon, yang berarti menusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain
5.      Menurut Liturgis :
Makhluk sosial merupakan makhluk yang saling berhubungan satu sama lain serta tidak dapat melepaskan diri dari hidup bersama.
      A.    Karakteristik Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Meskipun memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap dirinya sendiri, manusia juga membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini dilakukan dengan bersosialisasi atau bermasyarakat dengan manusia lainnya. Dorongan dari lahir memaksa mereka untuk selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk di masyarakat, sehingga dengan sendirinya mereka akan berinteraksi dengan masyarakat.
Ciri manusia sebagai makhluk sosial adalah dengan adanya interaksi sosial dalam hubungannya dengan manusia lain. Secara garis besar, ada beberapa faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia dengan manusia lainnya, yaitu tekanan emosional, harga diri, dan isolasi sosial.
1.      Tekanan emosional
Tekanan emosional yang tinggi membuat manusia bersimpati dan berempati dengan apa yang terjadi pada manusia lainnya, sehingga mendorong mereka untuk membantu manusia tersebut keluar dari permasalahannya ataupun ikut merasakannya.
2.      Harga diri
Harga diri mendorong manusia untuk berinteraksi dengan orang lain. Ketika kondisi harga diri mereka rendah, maka mereka akan terpacu untuk melakukan hubungan dengan orang lain karena pada kondisi ini mereka membutuhkan dukungan atau kasih sayang dari orang lain untuk bangkit dari masalahnya.
3.      Isolasi sosial
Isolasi sosial memaksa seseorang untuk bersoasialisasi dengan manusia lainnya yang memiliki pemikiran yang sepaham agar terbentuk interaksi sosial yang harmonis.
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa alasan mengapa manusia disebut dengan makhluk sosial. Adapun alasan – alasannya adalah sebagai berikut :
1.      Manusia patuh pada aturan yang berlaku.
2.      Manusia memiliki kecendrungan untuk dinilai oleh orang lain.
3.      Manusia harus memenuhi kebutuhan dalam berinteraksi dengan orang lain.
4.      Manusia dapat mengembangkan potensinya apabila berada di tengah – tengah masyarakat.
Ciri-ciri Manusia Sebagai Mahkluk Sosial:
1.      Suka bergaul
2.      Suka bekerja sama
3.      Hidup berkelompok
4.      Memiliki kepedulian terhadap orang lain
5.      Tidak bisa hidup sendiri
Ciri- ciri Manusia Sebagai Mahkluk Sosial yang Bermoral .
1.      Manusia memiliki toleransi dan kepedulian terhadap orang lain ketika bersosialisasi.
Contoh perilaku manusia sebagai mahkluk sosial yang bermoral:
1.      Bergotong-royong membersihkan desa
2.      Mengunjungi orang sakit 
            B.     Kedudukan Manusia sebagai Makhluk Sosial
Ada berbagai pemahaman terhadap Manusia, yang paling umum adalah tiga pemahaman di bawah ini :
1.   Materialisme Antropologik, yaitu menjelaskan bahwa manusia pada hakikatnya adalah materi. Manusia adalah jasad yang tersusun dari bahan-bahan material dari dunia anorganik.
2.   Materialisme Biologik, menjelaskan bahwa manusia merupakan badan yang hidup atau organisme yang mempersatukan segala pembawaan kegiatan kehidupan badan di dalam dirinya. Struktur kehidupan manusia yang memilikikewaspadaan indrawi berlaku juga bagi hewan. Dalam Kenyataan manusia memang merupakan bagian dari kehidupan organik yang dapat ditelusuri.
3.  Idealisme Antropologik, Menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki unsur-unsur spiritual-intelektual yang secara intrinsik tidak bergantung pada materi. Manusia tidak dapat dijelaskan dengan satu prinsip saja, karena dalam diri manusia bergabung berbagai prinsip yang menyusun suatu pemahaman tentang dirinya secara utuh dan lengkap.
            C.    Pengembangan Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi.
Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, warga masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan interdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam arti positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi antarindividu.
Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak pribadi demi kepentingan bersama Dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaian yang tidak mungkin dibuat sendiri.
Tidak hanya terbatas pada segi badaniah saja, manusia juga mempunyai perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan pengertian, kasih sayang, harga diri pengakuan, dan berbagai rasa emosional lainnya. Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu tatanan kehidupan bermasyarakat.
Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat yang khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat yang khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kant mengatakan, "Manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan". Jadi jika manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekanan bahwa pendidikan memberikan kontribusi bagi pembentukan pribadi seseorang.
Dengan demikian manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.

Kesimpulan
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.

Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
1.      Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
2.      Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
3.      Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
4.      Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
5.      Ada dorongan untuk berinteraksi
6.      Manusia tunduk pada aturan, norma social
7.      Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
8.      Manusia tidak dapat hidup sebagai manusia jika tidak ada di tengah-tengah manusia.
Dengan terselesaikannya makalah ini, semoga dapat dimanfaatkan dan dapat dijadikan sumber pengetahuan baru oleh semua pihak. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini karena keterbatasan materi yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan agar kami bisa menjadi lebih baik dalam meyusun makalah.
            Daftar Pustaka